Langsung ke konten utama

JUDUL ANEH LAGU KERONCONG


Seorang teman bertanya kepada saya: “CIGANI dan MINUETA itu artinya apa sih?”.Saya balik bertanya :” Ditemukan dimana kata itu ?”. Lantas dia menyanyi sebaris lagu Keroncong : “Bagai musik CIGANI mengiringi bidadari bersenandung”. Saya baru mengerti CIGANI yang dimaksud, dan saya jelaskan kepada teman tadi, apa arti CIGANI itu.
Ada beberapa judul lagu keroncong yang memang asing ditelinga kita begitu juga maknanya, misalnya: Kr Fantasy, lalu Kr Pastorale, Kr Rhapsody, Kr Romanza ada juga Kr Moresco, termasuk kata CIGANI dan MINUETA tadi.Ternyata nama nama asing itu adalah istilah didunia musik, ada bentuk komposisi (Fantasy,Pastorale, Rhapsody, Romanza) ada juga nama sejenis alat musik (Moresco).
Sekarang mari kita mulai dari kata Cigani atau istilah aslinya Cigana. Ejaannya bermacam macam ada yang menyebutkan dengan Zygana ada ada yang menulis Tsigana, bahasa Jerman Zigeuner. Tsigana adalah sistem tangganada milik suku bangsa Gibsy. Gibsy adalah Suku bangsa pengembara, yang menjelajah hampir diseluruh daratan Eropa. Mereka mempunyai satu sistem Tangganada minor yang berbeda dengan sistem Tangganada minor yang lain yang kita kenal. Susunan nada nadanya adalah sebagai berikut : a - b - c - dis - e - f - gis – a (tingkat ke empat dan ketujuh dinaikkan setengah laras). Bandingkan dengan tangganada minor Harmonis : a - b - c - d -e - f - gis – a (hanya tingkat ketujuh saja yang dinaikkan setengah laras). Sistem Tangganada minor Harmonis banyak dipakai di lagu lagu ciptaan komposer Indonesia. Contoh : Kr Bhaktimu Kartini, Melati diTapal Batas, Gugur Bunga dll. Lagu bersistem tangganada Tsigana ada yang pernah terkenal di Indonesia yaitu Octi Chornia (artinya Mata Hitam), yang diterjemahkan kedalam bahasa Sunda Panon Hideung, lagu Panon Hideung terkenal ditahun 1960an. Lalu Minueta (kata ini terdapat di lagu Keroncong berjudul Senandung Bidari) adalah iringan musik tarian Perancis berirama ¾ , musik yang lincah sebagai tari pergaulan para bangsawan Perancis sejak abad ke 18.
Sekarang tentang Kr Fantasy. Istilah Fantasy sendiri ada didalam kamus musik Barat yang artinya satu komposisi yang tidak punya bentuk komposisi yang pasti , jadi mempunyai gaya yang bebas/improvisasi. Perhatikan sepotong syair Kr Fantasy : “Lala lali keroncong Fantasi, dengan tiada bentuknya yang tertentu. . . . “ Kalau mengacu pada syair lagu ciptaan Piet Munandar tersebut, tampak jelas bahwa pengarang lagu tersebut sadar betul akan makna Fantasy. Cuma, bentuk komposisi keroncong bukan bentuk yng tidak pasti, keroncong punya bentuk yang pasti dan pakem (seperti dalam musik Barat ada bentuk bentuk komposisi yang pakem misalnya : Sonata, Opera dan yang lain). Jadi hanya di syair saja ditulis : “Kr fantasi dengan tiada bentuknya yang tertentu”, tetapi bentuk komposisinya tetap dan tertentu yaitu komposisi Keroncong dengan 28 birama dan progresive accord yang selalu sama. Gaya musik Fantasy sudah dikenal sejak abad 17 dan berkembang dengan pesat diabad 18 dan 19. Pemusik kelas dunia banyak membuat komposisi komposisi Fantasy. Antara lain “Fantasy Polonaise” ciptaan Chopin, lalu Franz Schubert judulnya “Fantasia in C” ada juga ”Fantastic Symphony” karya komponis Hector Berlioz.
Judul keroncong berikutnya adalah Pastorale ciptaan si “Buaya Keroncong” Koesbini. Dalam Kamus Musik yang disusun oleh Pono Banoe, Pastorale artinya musik pedesaan, Karya musik yang menggambarkan keindahan alam desa (Pono Banoe Kamus Musik hal 326, penerbitKanisius 2003). Mari coba kita amati sebagaian syair lagu tersebut : “Kalau kita lintasi, jalan yang lengang . . . .” sebaris kalimat tadi sudah mampu memberi kesan alam desa yang masih asli dengan percik air yang jernih, gunung yang menyimpan misteri dan tak tersentuh oleh hiruk pikuk kota yang penuh dengan demo bayaran sampai polusi,.. . . . begitu indah ...... .indah sekali . . . .
Sekarang Rhapsody, apa pula itu ?. Kalau dikalbu seorang seniman timbul gejolak (patah hati, jatuh hati, sedih dll) dan kemudian dia menulis lagu berdasar inspirasi romantik dalam kalbunya tanpa meghiraukan bentuk dan peraturan tertentu, maka siseniman tadi sedang mengarang komposisi Rhapsody. Komposisi Rhapsody adalah sebuah komposisi yang terdiri dari satu bagian saja. Tentu saja, karena bernama keroncong, maka Kr Rhapsody ciptaan Sapari ini, bentuk komposisi tetap Keroncong.
Berikutnya Kr Romanza. Umumnya bentuk komposisi Romanza adalah memberi kesan Sendu, syahdu dan semacamnya, komposisi komposisi Romanza adalah komposisi musik vokal walau ada juga yang instrumental.
Yang terakhir Kr Moresco, mari kita perharikan secara lengkap isi syairnya: Jikalau tuan, mendengarkan ini, haraplah supaya gembira dihati. Oh, ... hai ...memetik gitar sambil menyanyi, membikin pendengar gembira dihati. Oh . . . hai . . keroncong Moresco aku dendangkan, aduh sayang. Agar hati rindu menjadilah senang. Moresco sendiri diperkirakan berasal dari kata Moresca yang mempunyai dua arti yaitu : 1) jenis gitar kuno pengembangan dari gitar Arab Persia. 2) jenis lagu iringan tari di Portugis dan Spanyol. Kalau melihat ada bagian syair yang berbunyi : “memetik gitar sambil menyanyi” Barangkali ilhamnya dari arti Moresca yang pertama : Gitar kuno. Dalam acara Bintang Radio Televisi tingkat Nasional tahun 1997, pembawa acara menyebutkan bahwa kr Moresco ciptaan A.W. Krammer. Sayangnya sang pembawa acara tidak menyebutkan siapa, orang mana AW. Krammer itu?, dan dari mana sumber tersebut didapat.
Terakhir, saya berpendapat bahwa para pencipta lagu berjudul aneh tersebut tidak asal memberi judul, tapi sadar betul ketika memilih judul judul tersebut. Ada kesinambungan yang jelas antara judul dengan isi syair. Ini menunjukkan pencipta pencipta lagu keroncong adalah orang yang berwawasan dan berpengetahun luas.
Masih ada satu lagi, pada Keroncong Senandung Bidari terdapat kata “Minuetta”
Saya masih berharap kepada generasi muda penerus keroncong untuk menciptakan judul judul aneh yang baru, misalnya : Kr Berceuse (Lagu lagu untuk menidurkan anak, semacam lagu nina bobo), Kr Barcarolle (lagu pengayuh sampan) atau Kr Amoroso (lagu dengan penuh perasaan cinta) atau kr Lamentabile (penuh kesedihan) atau Kr Scherzando (penuh kegembiraan) dan lain lain. SELAMAT MENCIPTA.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Musik Indonesia

HARI MUSIK INDONESIA 09 MARET, . . LALU . . . .  Banyak yang belum tahu, tanggal 09 Maret adalah Hari Musik Indonesia. Padahal Hari Musik Indonesia tersebut sudah dicanangkan lebih sewindu yang lalu, dimasa pemerintahan Presiden Megawati Soekarno Putri. Tanggal 09 Maret dipilih sebagai Hari Musik Indonesia atas usulan PAPPRI (Persatuan Artis Pencipta Lagu dan Penata Musik Rekaman Indonesia), karena hari itu adalah hari lahir pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya WR Soepratman 09 Maret 1903. Sayangnya gaung dihari itu tak terasa sama sekali. Di salah satu Televisi swasta seorang presenter hanya menyebutkan hari itu adalah hari musik Indonesia lalu kemudian dia kembali kepada acara yang dibawakannya, tanpa sedikitpun ulasan tentang hari musik itu sendiri, misalnya mengajak audiens mengenang sejenak WR Soepratman yang berjasa menciptakan lagu yang terbukti mampu menyemangati, mengilhami para pejuang bangsa mencapai kemerdekaan Indonesia. Di Perancis (yang hari musik diperingati seti...

LAGU ANAK

Waktu berlalu, jaman sudah berubah, anak anak sekarang sudah tak tertarik lagi menyanyikan lagu “Balonku ada lima” atau “Naik naik kepuncak gunung”. Mereka lebih fasih menyanyikan lagunya NIDJI, ST 12, GEISHA atau KERIS PATIH, atau penyanyi solo Afgan,Vidi Aldiano, AgnesMonica dll. Secara teknis lagu lagu Pop tersebut lebih sulit dinyanyikan karena lompatan nadanya (intervalnya) yang rumit, begitu juga pola ritme yang variatif. Tapi tokh, anak anak masa sekarang mampu menyanyikan dengan pitch controle yang tepat, begitu pula pembawaannya rata rata juga bagus. Tengok saja dilomba lomba nyanyi anak di Televisi, mulai tekhnik vocalnya, pembawaannya sampai performancenya rata rata bagus bahkan mendekati sempurna. Persoalannya sekarang adalah, apa cocok lagu orang dewasa untuk anak-anak?. Saya secara pribadi tak terlalu risau dengan fenomena ini, mengapa ? Karena, Musik itu sesungguhnya adalah bahasa bunyi. Jadi ketika seseorang menyanyi yang dirasakan dan dinikmati adalah keindahan bunyi i...

CHAIYYA CHAIYYA, NORMAN KAMARU DAN SIKAP KAPOLRI.

CHAIYYA CHAIYYA, NORMAN KAMARU DAN SIKAP KAPOLRI. Seorang remaja putri usia 17 tahunan ngrumpi : “Aku gak tahu lho, kalau Briptu itu pangkat dalam kepolisian, aku pikir itu nama lengkap Norman Kamaru, eh . . ternyata itu pangkatnya Norman”. Remaja itu lalu meneruskan : “ Yang aku tahu itu Sersan, Kopral, Kapten, Jenderal”. Cerita diatas menunjukan betapa Norman Kamaru secara tidak sengaja telah menjadi duta Kepolisian, mempublikasikan dan memperkenalkan “Apa dan Siapa” Kepolisian, dengan . . maaf . . . beaya yang murah, tapi berhasil dengan sukses. Norman berhasil memberi citra yang bagus dan positif bagi Kepolisian. Betapa tidak?, banyak orang (termasuk remaja tadi) makin tahu dimana Gorontalo itu, bahkan tahu siapa Kapolda Gorontalo. Atau kalau tidak percaya, coba tanya siapa Komandan Satuan Brimob Polda Gorontalo ? sekarang banyak yang tahu lho.  Berikut ini ada cerita semacam itu yang pernah saya baca : Suatu ketika Kedutaan Besar Republik Indonesia di salah satu negara Er...