Langsung ke konten utama

Postingan

INDONESIA RAYA DILECEHKAN (LAGI)

INDONESIA RAYA DILECEHKAN (LAGI) Tukul Arwana kesandung masalah lagi, kali ini tidak main-main, ia akan dipanggil oleh  komisi I DPR. Ramadhan Pohan wakil ketua komisi I DPR mengatakan: Tukul dianggap telah melecehkan lagu Kebangsaan kita di acara Bukan Empat Mata  edisi 16 Januari 2013, Tukul telah mengajak penonton acara itu (sebagian anggota TNI)   untuk menyanyi lagu Kebangsaan  dengan cara yang tidak sesuai aturan yang berlaku, bertepuk tangan dan tetap duduk, padahal harusnya berdiri tegak menghormat  (lihat lampiran dibagian akhir artikel ini: Peraturan Pemerintah no 44/thn 1958). Saya, secara pribadi sama sekali tidak percaya kalau Tukul Arwana berniat melecehkan lagu Kebangsaan kita, yang saya yakini dia hanya teledor  sembrono dan tidak hati-hati, sehingga guyonanannya menjadi bermasalah. Kesembrono-an Tukul itu bukan hal baru baginya, karena sebelumnya beberapa kali Tukul kesandung masalah akibat kesembronoannya itu.   Se...
Postingan terbaru

MOCHTAR EMBUT

Mocthar Embut Komponis Besar Indonesia Oleh : Musafir Isfanhari Tanggal 5 Januari 2012 kemarin komponis besar Indonesia almarhum Mochtar Embut genap 78 tahun . Ternyata, tak banyak yang tahu siapa gerangan Mochtar Embut. Sesungguhnya, Mochtar Embut adalah komponis besar Indonesia, jelajah musiknya sangat luas, ia menulis mulai dari lagu untuk anak-anak, Iagu Mars, lagu Hiburan (istilah waktu itu untuk lagu Pop) sampai lagu komposisi untuk piano klasik. Saya pernah membuat semacam survey kecil kecilan tentang Mochtar Embut. Ternyata tak banyak yang tahu/tak banyak yang kenal. Popularitasnya kalah dengan Ismail Marzuki (Ismail Mz). Ini terlihat ketika saya tanyakan siapa Ismail Marzuki? banyak yang mengenalnya bahkan bisa menyebut beberapa ciptaannya. Padahal Lagu "Keluarga Berencana" dan "Mars Pemilu" yang sering diperdengarkan di radio, televisi dan sekolah sekolah itu juga ciptaan Mochtar. Bahkan lagu ciptaannya "With The Deepest Love From Jakart...

MEMASYARAKATKAN KERONCONG

MENGKERONCONGKAN MASYARAKAT DAN  MEMASYARAKATKAN KERONCONG, BISAKAH? I.                      PENDAHULUAN. KERONCONG adalah jenis musik yang paling terpinggirkan di negeri sendiri, ia terseok- seok dan tertatih-tatih berjalan mengejar ketertinggalannya  dengan musik Jazz, Pop, Rock, Classic bahkan dengan Dangdut yang sekian tahun  lalu masih bisa berdampingan dan  bergandengan tangan (sambil meratapi nasib yang sama). Kini, beruntung Dangdut punya figure Rhoma Irama yang mampu mengatasi “Krismon”  yang melandanya. Sementara di Keroncong krisisnya berkepanjangan dan tak teratasi sehingga pada akhirnya membuat kurang percaya diri. Ia diejek dan menjadi guyonan dilingkungannya. Lihat saja banyolan yang menyakitkan : Mendengar keroncong  jadi ngantuk, atau ini : Perutku keroncongan dari pagi belum makan, atau yang lain lagi : Keroncong....? Ah, itu...

MUSIK DAN NASIONALISME

MUSIK DAN NASIONALISME 1. Musik adalah bahasa bunyi, jadi seseorang bermain musik artinya dia sedang menyampaikan perasaannya lewat bunyi, perasaan itu bermacam macam bisa patah hati, jatuh cinta, benci, rindu,dendam, memuja kepada Tuhan, memuji kepada tanah air dsb. Jadi ketika pemusik memainkan musiknya sementara penontonnya ribut sendiri samasekali tak merespon bunyi yang dihadirkan, artinya pemusik tersebut gagal mengekpresikan perasaannya. 2. Ada 4 (empat) karakter bunyi : a. mempunyai PITCH. b. mempunyai DURASI c mempunyai INTENSITAS d. mempunyai TONE COLOR 3. Selain keempat karakter bunyi tersebut, ada satu hal lagi yang penting yaitu PEMBAWAAN ATAU PENAFSIRAN lagu. 4. Dengan mengenal keempat karakter bunyi tersebut ditambah dengan Pembawaan dan Penafsiran lagu, pemusik akan lebih maksimal dalam mengekpresikan perasaannya. Persoalannya kemudian adalah : ketika seorang pemusik tak bisa maksimal memanfaatkan keempat karakter bunyi tersebut, larinya ke liryk, sehingga terjadilah se...

MUSIKALISASI PUISI

Sesuai dengan namanya, Musikalisasi puisi ( ada yang menyebutkan Poetry Singing , Musik Puisi, Tembang Puitik),adalah memusikkankan puisi. Tujuannya untuk memberi makna yang lebih jelas pesan yang ingin disampaikan dari isi puisi tersebut. Dalam catatan sejarah musik Indonesia modern, Musikalisasi Puisi bermula dari kerja sama yang bagus antara sastrawan Sanusi Pane dengan musikus Cornel Simanjuntak menghasilkan beberapa lagu seriosa yang indah antara lain berjudul Kemuning, Oh Angin. Hasil yang indah itu dilanjutkan oleh RAJ Soedjasmin pemusik sejaman dengan Binsar Sitompul (pencipta lagu Andhika Bhayangkari). Soedjasmin tertarik dengan puisi berjudul Aku ciptaan Chairil Anwar, ketertarikannya diwujudkan dengan membuatkan sebuah komposisi musik untuk puisi tersebut. Komposisi Seriosa yang kemudian diberi judul Semangat itu, sangat terkenal dikalangan penyanyi seriosa. Soedjasmin juga membuat komposisi untuk karya Chairil Anwar yang berjudul Lagu Biasa. Ditahun 1960an FX Soetopo, kompo...